Rabu, 25 April 2018

megalitik Bersejarah di Kecamatan Rampi,Luwu Utara

Tokei Bola Bangko (Pemangku Adat    Kampung Desa Rampi) Bersama Tim Pengumpul data Mogombo.Batu yang ditengah adalah patung Wurani.

di Kecamatan Rampi Tesebar beberapa patung. patung  yang belum diketahui secara ilmiah siapa yang membuat dan berapa Umur dari megalitik tersebut yang tersebar di beberapa tempat di wilaya  Kecamatan Rampi.

Banyaknya megalitik yang belum berhasil di eksplor hingga hari  ini, membuat peninggalan-peninggalan tersebut belum dikenal oleh dunia Luar akan adanya Sejarah yang terpendam di Daerah terisolir Luwu Utara ini. 

Salah Satunya  patung yang terletak di Desa Bangko Kecamatan Rampi Luwu Utara  terdapat patung yang berbentuk manusia dengan gambar  menyerupai tapis Beras di bagian belakang Patung.  

sedikit hal yang diketahui tentang patung ini, salah satunya tentang kapan patung batu itu dibuat dan siapa yang membuatnya,

namun dalam kepercayaan Masyarakat Rampi, Patung ini sudah berumur Ribuan Tahun dan patung ini adalah Patung dari Seorang Raksasa dan istrinya.

Menurut cerita dari tokei bola Bangko (Pemangku Adat Kampung) suatu saat Raksasa dan istrinya yang berasal dari  berasal dari hutan  Reue hendak pergi ke Sawa untuk melakukan Panen di sawah mereka. namun dalam perjalanan mereka menuju sawah, tiba-tiba saja Raksasa yang bernama  bintola  dan istrinya  ini berubah menjadi Patung.

dahulu patung ini juga dipercayai masyarakat  sebagai  penjaga bagi masyarakat Rampi dan Pemberi tanda-tanda Apabila hendak terjadi peperangan.patung yang terletak di hutan umpalo ini akan mengeluarkan suara berteriak apabila ada musuh yang hendak memasuki wilayah Rampi.

Menurut Tokei Bola Bangko,Bahwa ini hanyalah salah Satu dari banyaknya Patung Megalitik dan peninggalan lainya yang terletak di beberapa tempat di desa bangko (**)